Nikson: September Silangit Jadi Bandara Internasional

RadarOnline.id, TAPANULI UTARA – Bandar Udara Silangit dijadwalkan akan diresmikan sebagai Bandara Internasional pada bulan September tahun ini. Bandara yang terletak di Silangit Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ini, dibangun pada masa penjajahan Jepang dengan landas pacu sepanjang 500 meter.

“September tahun ini, Bandara Silangit akan menjadi Bandara Internasional,” ujar Bupati Taput, Drs Nikson Nababan, MSi, kepada RadarOnline.id, saat berbincang di Lapo Tanggul Aek Sigeaon Kota Tarutung, Rabu (5/7) lalu.

Bandara yang diresmikan langsung pengoperasiannya oleh Presiden SBY pada Maret 2005 kini memiliki landas pacu sepanjang 2.400 meter.

Pantauan dilapangan, saat ini sedang berlangsung perpanjangan landas pacu menjadi 3.800 by 45 meter (12.467 × 148 ft).

“Tujuannya agar dapat didarati pesawat berbadan lebar secara reguler,” kata salah satu petugas Bandara.

Dari data yang ada, diketahui luas Terminal saat ini = 100 m2 (Terminal A) & 700 m2 (Terminal B), Fasilitas Navigasi = NDB, AFIS, PAPI & DVOR/DME, Fasilitas Keamanan Penerbangan = X-Ray Baggage, X-Ray Cabin, Walk-through Metal Detector & Handheld Metal Detector, Fasilitas Keselamatan Penerbangan = PKP-PK Type V, Gunebo & Ambulance, Fasilitas Listrik = Generator Set 25 & 125 KVA, Airfield Lighting System (AFL), Apron Light & Apron Flood Light, Fasiitas Terminal = Conveyor Belt, Timbangan Digital, Running Text, LCD Information, Fasilitas Peralatan = Wheel Tractor Rotary Mower, Hand Mower, .

Dengan fasilitas dan kemampuan pelayanan yang dimiliki oleh Bandara ini, saat ini Bandara Silangit adalah satu-satunya bandara kelas IV yang memiliki fasilitas dan kemampuan setara bandara kelas II di Indonesia.

Seperti diketahui, Bandara Silangit masuk menjadi Bandara Komersil, setelah Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan secara resmi menyerahkan operasional pengelolaan Bandara Silangit kepada PT Angkasa Pura II (Persero), pada 14 Desember 2012 silam.

“Ada 300 Hektar lahan Pemkab di Silangit dan Seluas 100 Hektar kita sewakan kepada Angkasa Pura, uang sewanya menjadi PAD kita,” terang Nikson, seraya mengungkap kalau sudah ada Investor yang berminat untuk membangun Wisata Bandara di Silangit. (Osran Simanjuntak)