Vinales Targetkan Naik Podium di Assen Belanda

0
10

Maverick Vinales dan Marc Marquez.

Radaronline.id, JAKARTA – Jelang seri ke Sembilan MotoGP di Belanda, rider Movistar Yamaha Maverick Vinales menyebut podium di Assen jadi keharusan buatnya, secara khusus setelah menjalani balapan yang sulit di seri kedelapan di Catalunya.

Seperti diketahui, Vinales menyudahi balapan di Catalunya pada posisi 10. Mengecualikan crash di Austin, itulah posisi finis terburuk Vinales bersama Yamaha pada musim ini.

Meski Vinales masih memuncaki klasemen sementara pebalap, tapi ia cuma unggul tujuh poin dari rider Ducati Andrea Dovizioso yang mendadak jadi salah satu pesaing berat musim ini menyusul kemenangan beruntun di Mugello dan Catalunya.

Akan tetapi, Vinales sendiri merasa optimistis bisa mendapat hasil bagus dalam MotoGP Belanda pada akhir pekan, apalagi ia merasa sirkuit Assen cocok dengan karakteristik YZR-M1. “TT Assen adalah sebuah sirkuit bagus buat YZR-M1 dan untuk gaya berkendara saya pun cukup bagus,” kata Vinales seperti dilansir Crash.net.

“Di masa lalu saya sudah membalap dengan cukup baik di sana. Saya menyukai sirkuitnya dan senantiasa suka melaju di sini. Setelah balapan sulit di Catalunya, kami tiba di Assen dengan motivasi ekstra karena kami benar-benar harus naik podium dan meraup poin sebanyak mungkin,” tambah rider Spanyol 22 tahun itu.

“Kami tak boleh kesulitan lagi di balapan-balapan berikutnya jadi sudah pasti kami akan berusaha 100 persen,” sebutnya.

Pencapaian terbaik Vinales pada kelas primer di Assen adalah peringkat sembilan, yang ia tempati tahun lalu bersama tim Suzuki Ecstar dalam balapan yang terimbas hujan. Sebelumnya ia sudah pernah menang dua kali di Assen, di 125cc (2011) dan Moto3 (2012).

Sementara itu Jorge Lorenzo yakin Ducati bisa melanjutkan tren positif di Sirkuit Assen, Minggu (25/6/2017) nanti. Namun ia menyebut persaingan akan dimulai dari awal lagi.

“Balapan di Montmelo sekali lagi membuktikan kalau Ducati bisa menang dan saya sangat senang untuk Dovizioso dan juga seluruh tim tentunya,” ucap Lorenzo seperti dilansir Crash.

“Kami akan memulai dari awal lagi di Assen, tapi saya merasa positif dan berpikir kalau Ducati bisa beradaptasi dengan cepat di trek,” sambung eks rider Yamaha itu.

Khusus bagi Lorenzo, catatannya di Belanda justru kurang oke dengan terakhir kali merebut kemenangan di sana pada 2010. Malah pada 2013, pebalap Spanyol mengalami crash parah yang membuatnya sempat cedera tulang selangka.

Namun Lorenzo optimistis bisa berbicara banyak akhir pekan nanti. Menurutnya, Assen adalah lokasi balap yang hebat. (Krs/Mrp/Rbp)