Polrestabes Surabaya Ungkap Pembuat Legen Palsu

0
5

RadarOnline.id, SURABAYA  –  Tim Satgas Pangan Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap pembuatan legen palsu yang di jual di halaman sebuah minimarket, di Jalan Undaan Kulon, Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, kami mengamankan 5 pelaku pembuatan legen palsu, yaitu Herman, Ngatmiadi, Hasyim Asyari, Lai Made Yasin, dan Ikwan.  Mereka semua masih bersaudara yang tinggal di Jalan Semarang Surabaya.

Legen itu tidak seperti umumnya yang berasal dari batang maupun buah pohon siwalan,” jelas Shinto.

Herman salah satu pelaku pembuat dan penjual legen palsu tersebut menyampaikan ia hanya meneruskan resep legen palsu dari orang tuanya yang berbahan air mentah dengan pemanis buatan.

Dari orang tua, sebelum meninggal ya di kasih resep ini. Sudah lama, sekitar 20 tahunan. Baru tahu kalau salah ya sekarang ini,” kata Herman di halaman Satreskrim Polrestabes Surabaya, pada Minggu (18/6).

Pelaku juga mengakui, omzet penjualan legen minimal Rp 1 juta per hari dengan modal hanya Rp 55 ribu per jerigen atau sekitar Rp 550 ribu, karena setiap hari ya mereka memproduksi 10 jeriken atau sekitar 200 liter. Perlu diketahui, selain dicampur dengan sodium cyclamate (pemanis buatan), legen palsu ini juga dicampur dengan bahan lain seperti sitrun, cuka, gula dan susu kaleng.

Seluruh bahan itu di padukan dengan bahan legen yang sudah menjadi tuak.Polisi memastikan bahwa bahan-bahan campuran legen ini berbahaya bila masuk ke sistem pencernaan.Kini kelima tersangka di jerat dengan pasal 140 Undang- Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan,serta Pasal 62 Undang -Undang Nomor 8 Tahun 99 tentang Perlindungan Konsumen. (Jumiati)