Proyek Cisauk Dikerjakan Asal Jadi

Jalan Dangdang - Mekarwangi Sebelum Dicor Beton. (RadarOnline.id)

RadarOnline.id, TANGERANG – Proyek pembangunan jalan dan drainase di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang yang dibiayai dari APBD Kabupaten Tangerang tahun 2017, terkesan dikerjakan semaunya kontraktor pelaksana. Pengawasan dari pihak kecamatan seolah tidak ada. Kuat dugaan telah terjadi praktek kongkalikong antara kontraktor dengan para pejabat berkompeten di Kecamatan Cisauk. Praktek kongkalikong itu diduga diawali dari pemberian paket kegiatan kepada kontraktor tertentu melalui sistem pengadaan dengan Penunjukan Langsung.

Proyek-proyek yang terpantau terkesan dikerjakan asal jadi, antara lain adalah ‘Betonisasi Jalan di Depan IPA PDAM Cisauk’; ‘Betonisasi Jalan Perum Korpri Suradita – Kp Setu Desa Dangdang’; ‘Betonisasi Jalan Dangdang – Mekarwangi’; ‘Saluran Drainase Kp Kadu mangu’; dan ‘Saluran Drainase Kp Cisauk Girang’; serta Hotmix Jalan Rancamonyan Desa Cibogo.

Pada proyek betonisasi jalan ditemukan bahwa perkerasan lapisan pondasi tidak dilaksanakan. Ketebalan beton pun dikurangi dengan cara mengatur pemasangan acuan (bekisting) terpasang pada posisi lebih rendah dari badan jalan.

Untuk pekerjaan saluran drainase, pasangan batu belah dikerjakan dengan adukan semen yang diduga kuat tidak dengan komposisi 1 PC : 4 Ps. Pasangan batu seolah dipasang terbalik. Secara teknis, lazimnya pasangan batu pondasi lebih lebar (lebih tebal) daripada bagian atas. Tetapi pada proyek saluran drainase di Cisauk, bagian atas saluran malah lebih lebar dari pondasi. Ketebalan pasangan batupun umumnya kurang dari 20 cm.

Upaya konfirmasi kepada Camat Cisauk, Bay Barokna selaku Pengguna Anggaran, hingga kini belum dapat terlaksana. Beberapa kali disambangi, Bay selalu tidak berada di kantor.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Cisauk, Supriadi yang dihubungi melalui pesan singkat (sms) meminta waktu untuk konfirmasi, tidak menjawab. (Juara Simanjuntak)

NO COMMENTS