Proyek Bantuan Provinsi Dilaksanakan Tanpa DPA

Pengecoran Jalan Depan IPA Cisauk. (RadarOnline.id)

RadarOnline.id, TANGERANG – Pemberantasan korupsi yang semakin gencar dilakukan oleh aparat penegak hukum ternyata tidak membuat surut niat aparatur sipil negara dan pihak terkai lainnya untuk melakukan KKN. Praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) masih terus terjadi terutama dalam pelaksanaan proyek pembangunan.

Mental KKN itulah yang diduga kuat mendorong oknum-oknum terkait di Kecamatan Cisauk untuk melaksanakan proyek pembangunan yang didanai dari Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi (Banprov) Banten, meski belum didukung administrasi yang lengkap sesuai aturan yang berlaku. Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sebagai pedoman pelaksanaan penggunaan anggaran belum ada, tetapi proyek telah dilaksanakan.

Pembangunan jalan di depan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cisauk adalah salah satu contoh. Proyek pembangunan jalan dengan konstruksi beton sepanjang ± 150 meter dengan lebar 4 meter tersebut terpantau telah dilakukan pengecoran, Selasa (30/5). Proyek tersebut diketahui sebagai proyek Banprov dari oknum pegawai Kecamatan Cisauk yang ditemui di lokasi.

“Ini proyek Banprov. Pelaksanaannya oleh Kecamatan Cisauk,” katanya singkat.

Informasi yang didapat dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, proyek Banprov Banten untuk Kabupaten Tangerang masih dalam tahap asistensi.

“Hingga saat ini proyek banprov belum bisa dilaksanakan. Masih dalam tahap verifikasi. Pelaksanaan akan dimulai kalau DPA-nya sudah ada,” kata salah satu sumber radaronline.id, Selasa (30/5).

Camat Cisauk dan Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan pada Kecamatan Cisauk yang hendak dikonfirmasi terkait pelaksanaan proyek Banprov tanpa DPA itu, Selasa (30/5) tidak berhasil ditemui. Keduanya sedang ada kegiatan diluar kantor.

“Pak Kasi sedang ke lapangan. Kalau pak Camat, kita tidak tahu,” kata salah seorang staf seksi Ekonomi dan Pembangunan. (Juara Simanjuntak)