Satpol PP Akan Lakukan Penertiban Bangli

0
9
Petugas Satpol PP Pemkot Surabaya dan Linmas didampingi Koramil TNI mendatangi lahan yang ditempati warga Tambak Wedi tanpa iji. (RadarOnline.id),

RadarOnline.id, SURABAYA – Warga Tambak Wedi, Kelurahan Tambak Edi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, Jawa Timur, yang menempati lahan milik H. Badrun Munir (Almarhum) yang di caplok milik pemerintah Kota Surabaya melalui oknum kelurahan, yang menempati lahan tanpa ijin tak mau lahannya digusur karena merasa telah membayar sewa lahan tersebut.

Petugas Satpol PP pemerintah Kota Surabaya beserta Satpol PP Kecamatan Kenjeran dan Linmas didampingi Koramil TNI mendatangi lahan yang ditempati warga Tambak Wedi tanpa ijin, dan akan melakukan koordinasi untuk melakukan pengusuran lahan tersebut.

“Kita hanya meninjau dan ngecek ke lokasi atas perintah atasan untuk mengambil dokumentasi jika lahan tersebut ditempati warga,” ucap Ubet, Kasi Trantip Kecamatan Kenjeran, Senin (15/5).

Kabid Pengendalian Operasional Satpol PP Kota Surabaya,  H. Ndari mengatakan, “Kami sudah turunkan surat perintah melalui Satpol PP kecamatan untuk melanjutkan keresahan yang dirasakan masyarakat sekitar permasalahan bangunan liar (Bangli) di Jalan Tambak Wedi,” ucap Ndari.

Lebih lanjut, “Kami hanya akan menertibkan jika bangunan atau usaha yang ilegal apalagi berada di lokasi tanah milik pemerintah Kota Surabaya,” jelasnya.

Pihak ahli waris H. Badrun Munir  sangat senang dengan kedatangan anggota Satpol PP dan Pihak Koramil TNI. “Sudah berkali-kali saya mendatangi dan pemerintah kota Surabaya, namun sampai detik ini tidak ada tanggapan sehingga kita menduduki dan mendata tanah aset milik ahli waris yang di klaim oleh pemkot Surabaya,” ucap Munawar.

“Biar kita adu dengan surat petok yang kami miliki terbitan tahun 1974, jadi biar kita ungkap semua siapa yang benar dan siapa yang salah, dan saya berniat untuk membantu warga yang sudah banyak ditipu oleh oknum kelurahan tambak wedi,” tegas Munawar.  (Holidy)