DPUBMP Peringatkan Proyek Jalan Biliton Tambah Rambu Pengaman

RadarOnline.id, SURABAYA – Setelah kejadian jatuhnya pengendara sepeda motor wanita hamil 5 bulan bernama Kristina (33), warga Siwalankerto 3, yang jatuh di lokasi proyek pembangunan saluran air Jalan Biliton, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (4/5).

Kini, kejadian terulang kembali dan menimpa dua orang pengendara sepeda motor vario nopol L 6735 VD, yakni Sigit (35) warga Gubeng Kertajaya, dan Robert (44) warga Jember, Jumat (12/5) dini hari.

Kejadian berawal saat korban memakai sepeda motor vario Nopol L 6735 VD melintas dari Jalan r
Raya Kertajaya menuju ke arah Jalan Raya Sulawesi, datang dump truk dari arah utara Jalan Biliton hendak parkir dijalan Raya Sulawesi.

Tanpa adanya rambu pengawalan dari pihak proyek dan tanpa adanya rambu pengaman sehingga pengguna sepeda motor tersebut menabrak di bagian belakang dump truk.

Unit Lakalantas Satlantas Polrestabes Surabaya menanyakan terkait kecelakaan tersebut kepada saksi mata di lokasi kejadian. “Benar terjadi kecelakaan di Jalan Raya Sulawesi, korban dua orang menabrak dibagian belakang dump truk,” jelas Andro.

Selain luka, “Korban bernama Sigit mengalami patah tulang di bagian kaki kiri, sedangkan Robert mengalami luka parah patah tulang dibagian wajah,” kata Andro, Unit Lakalantas Satlantas Polrestabes Surabaya.

Menanggapi kejadian tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKM) Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Pemerintah Kota Surabaya, Ganjar Siswo Pramono turut prihatin atas kejadian yang menimpa dua orang pengendara.

“Di RAB sudah dijelaskan kontraktor sudah harus menyiapkan kelengkapan rambu, dan pengaman, juga kita sudah koordinasi dengan Kasatlantas untuk menutup jalan pada saat jam tertentu, dan rekayasa lalu lintas saat rencana penutupan jalan,” tutur Ganjar.

Sedangkan, “Untuk kontraktor sudah saya peringatkan untuk memperhatikan keamanan lapangan, kami juga sudah instruksikan supaya ditambah rambu-rambu pengaman proyek, agar tidak ada lagi korban kecelakaan di lokasi tersebut,” tegas Ganjar saat dihubungi selulernya via WhapsApp.

Sementara itu dari pihak kontraktor pelaksana pada saat di hubungi melalui handphone via WhapsApp masih belum ada jawaban terkait korban kecelakaan di proyek tersebut. (Holidy)