Imran Minta PMDS Hormati Undang-Undang

0
7

RadarOnline.id, KABUPATEN DELISERDANG – Persatuan Mahasiswa Deliserdang (PMDS) bersama rakyat untuk berjuang dan melawan ketidakadilan PKS PT. Leomes Anugrah Bersaudara. Karena sejak awal sosialisasi sampai denga berdirinya perusahan tersebut telah banyak mengalami persoalan dengan masyarakat Desa Negara Dusun I, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Selasa (2/5).

Ratusan pendemo tergolong dari Mahasiswa dan warga STM Hilir mendatangi kantor DPRD Deliserdang, adapun tujuan pendemo berada didepan kantor DPRD Deliserdang agar PT LAB segera ditutup.

Dengan dasar, bahwa perusahaan tersebut memalsukan tandatangan masyarakat saat sosialisasi dan telah melanggar KUHP 263 tentang Pemalsuan Surat. Selanjutnya terkait mengenai pendirian industri dan lingkungan hidup diatur dalan Undang-undang No.32 Tahun 2009.

Wakil Ketua DPRD Deliserdang yang didampingi Komisi C dan D memanggil beberapa perwakilan pendemo untuk menerima keluhan mereka.

Namun dari hasil pembicaraan di ruang rapat, Wakil DPRD Deliserdang Imran Obos, SE menjelaskan bahwa kesimpulan pertemuan dengan pihak PMDS dan masyarakat pihaknya juga memanggil SKPD terkait diantaranya Kabag Hukum, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir. Artini Sinteria Marpaung, Kepala Satpol PP Saryadi Aritonang S.Sos MSi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Ir Kamaluddin M MA.

“Setelah di cek keabsaan perusahaan, ternyata PT. LAB memiliki izin yang berlaku, terkecuali kalau ada pelanggaran-pelanggaran atas izin tersebut baru kita lakukan tindakan,” katanya.

Imran juga menerangkan, Pemkab Deliserdang tidak segampang itu menutup perusahaan. “Pihaknya meminta supaya rekan-rekan PMDS menghormati Undang-undang dan peraturan pemerintahan yang berlaku,” pintanya.

Sementara, melihat perusahaan yang baru berdiri dan belum beroperasi. Bagaimana mereka menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat, ucap Imran. (Ranto Manullang)