Terminal Petikemas Siap Kirimkan Bantuan ke Afrika

0
36

RadarOnline.id, SURABAYA – Kabar tentang kelaparan di Afrika, khususnya di Somalia, Nigeria, Sudan Selatan dan Yaman ditepi Teluk Aden menuai empati dan nurani kemanusiaan untuk bergerak, karena untuk makan di Indonesia tidak sampai sesulit di Afrika yang gersang.

Dalam tiga bulan terakhir sejak awal tahun 2017 perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) merilis data sekira 20 (dua puluh) juta jiwa warga Afrika terancam kematian pemicunya disebabkan lapar yang merundung sepanjang hari.

Upaya meredam kelaparan di Afrika kompilasi empati masyarakat Indonesia bergerak cepat menyusun agenda yang terpacu dengan waktu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggagas kapal kemanusiaan untuk dilayar dalam tempo yang singkat.

Acara kemanusiaan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Drs H. Saifullah Yusuf, Komisaris PT. Samudera Indonesia Peti Kemas Surabaya Ken Narotama, Presiden (ACT) Ahyudin dan Sekjend MUI Jawa Timur Ustadz KH. Mamad bin maksum.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggalang kemanusiaan lintas benua, Indonesia merupakan negara yang  kaya akan hasil bumi dan terkenal bangsa yang subur, kepal kemanusiaan tersebut membawa 1000 (Seribu) ton beras dibawa berlayar ke Somalia, Afrika.

Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf mengatakan, diplomasi kemanusiaan melalui kapal kemanusiaan membawa 40 kontainer berisi beras untuk Afrika akan berlayar.

“Ini merupakan simbol sosial bahwa Indonesia peduli akan negara lain dan hal ini sudah disetujui oleh Wapres Yusuf Kalla,” ungkapnya, Sabtu (29/4).

Presiden ACT, Ahyudin menjelaskan, dalam 3 (tiga) bulan terakhir sejak awal 2017 PBB merilis data sekitar 20juta jiwa warga Afrika terancam kematian. “ACT disini mengkoordinir untuk menggalang kemanusiaan ini berpacu dengan waktu lintas benua, kenapa beras yang kita pilih karena 80% penduduknya mengkonsumsi beras sebagai makanannya,” katanya.

“Kita ingin bangsa kita ini mengangkat urusan besar, untuk tidak mengabaikan kemanusiaan kita perlu ada penerobosan agar masyarakat tergugah untuk memiliki jiwa kemanusiaan, kita bikin program “Kapal Kemanusiaan” supaya bangsa kita ini menjadi bangsa yang besar, dengan ini kita berangkatkan kapal kemanusiaan dengan membawa bantuan sebanyak 1000 (Seribu) ton beras,” lanjut Ahyudin.

Komisaris PT. Samudera Indonesia Ken Narotama menambahkan, 1000 (seribu) ton setara 48 (Empat puluh delapan) ribu karung beras akan dimasukkan kontainer menuju pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. “Setelah di packing dipeti kemas Surabaya akan berangkat dari Port of Perak Surabaya, pada Sabtu (29/04) sampai di Port of Mogadishu di Somalia pada Senin (29/5) atau sebulan proses logistik pelayaran bidang sosial,” jelasnya.

Beras sebanyak 1000 ton setara dengan 48ribu karung beras, ini berasal dari kecamatan Cepu kabupaten Blora kurang lebih 300 ton beras setara dengan 12ribu karung beras  dan 700 ton setara dengan 28ribu karung beras berasal dari kabupaten Bojonegoro, melalui ACT kapal kemanusiaan. (Holidy)