Bangunan Langgar Garis Sepadan Jalan

RadarOnline​.id, KOTA DEPOK – Berdasarkan Peraturan WaliKota (Perwal) Depok No 15 Tahun 2013 Tentang Penerapan dan Persyaratan Jarak Bebas Bangunan serta Pemanfaatan pada Daerah Sepadan, Garis Sepadan Bangunan (GSB) dengan Tepi Jalan di Jalan Margonda Raya haruslah berjarak 10 meter.

“Namun, ada proyek bangunan yang diperuntukan untuk Hotel di Jalan Margonda (dekat Pesona Khayangan) diduga melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB) Jalan. Seperti tiang bangunan dari GSB jalan tidak sampai 10 meter,” ungkap Pemerhati Masyarakat Kota Depok, Syaiful RM kepada pewarta, Selasa (18/4), di Balaikota.

Syaiful menilai, bahwa ini menjadi aneh kendati dengan terang-terangan melanggar GSB dan proyek pelaksanan pembangunannya menganggu arus lalulintas di Jalan Margonda, tapi proyek pembangunan hotel yang rencananya bertingkat enam itu terus berjalan.

“Artinya, dalam ini saya menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Depok seakan tidak menggubrisnya. Bahkan membiarkan pelanggaran itu terjadi. Selain itu juga, tidak terlihatnya papan proyek tersebut.

” Bahkan juga, selama ini bangunan yang melanggar aturan GSB berkontribusi terhadap karut-marut dari segi tata ruang dan kemacetan di Jalan Margonda,” tandasnya.

Sementara ditempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Tinte Rosmiati menerangkan, bahwa akan segera mengecek keberadaan proyek bangunan hotel di Jalan Margonda yang diduga melanggar GSB.

“Jadi, pihaknya segera berkordinasi dan akan mengeluarkan kelapangan. Bilaman jika ditemukan pelanggaran akan kita tindak,” terangnya. (Maulana Said)