PKL Bondowoso Tidak Setuju Direlokasi

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Alun-Alun Kota Bondowoso, Jawa Timur, tidak setuju dengan Rencana Pemerintah Daerah untuk memindah lokasi tempat mereka berjualan. Menurut mereka, selain lokasinya kurang strategis, pendapatan mereka akan menurun.

“Kami sangat tidak setuju dengan rencana itu, Alun-Alun merupakan tujuan utama pengunjung, termasuk dari luar kota. Kalau kami dipindah, maka penghasilan kami akan menurun. Apalagi tempat yang disediakan Pemerintah sepi,” ujar Wiwid (50), salah satu PKL di Alun-Alun Bondowoso, Rabu (12/4).

PKL di Alun-Alun merasa sudah memenuhi kewajiban mereka untuk membayar Retribusi setiap hari, baik yang berjualan siang maupun malam hari. Selain itu, mereka membayar uang kebersihan.

“Kami sudah memenuhi kewajiban untuk membayar retribusi dan Kebersihan. Tapi, tempat ini jarang sekali dibersihkan, stand tempat berjualan kami kumuh. Hak kami tidak dilakukan oleh Pemerintah,” tambah wiwid.

Ada sekitar 24 PKL yang berjualan disiang hari. Sedangkan, yang berjualan di malam hari, lebih dari 100 PKL. Rata-rata, penghasilan mereka sekitar 100 ribu setiap hari. Menurut mereka, jika terpaksa dipindah penghasilannya akan menurut 50 persen. (Shodiq)

NO COMMENTS