Tunggal Putri Malang Juara EJC Surabaya

0
8

RadarOnline.id, SURABAYA – Satu-satunya wakil dari Malang, Fransiska Dimmayanti (UM) sukses menjadi juara LIMA Badminton McDonald’s East Java Conference (EJC) Surabaya Subconference 2017 kategori tunggal putri. Gelar diraih Fransiska setelah mengalahkan wakil dari Universitas Widya Mandala, Ervine Felice T, dua gim langsung, 21-13 dan 21-12.

Fransiska Dimmayanti melaju ke final setelah melewati hadangan wakil UNESA, Yossi Fernanda, lewat pertarungan dua game yang berarkhir 21-17 dan 21-8. Sementara lawannya di final, Ervine Felice T., melaju setelah menang mudah atas Ayu Febbyastri (UNESA) di semifinal, juga dengan dua gim langsung, 21-4 dan 21-7. Duel final ideal tersaji karena keduanya menunjukkan permainan yang menawan sepanjang LIMA Badminton McDonald’s EJC ini.

Jalannya Pertandingan
Di awal game pertama, Ervine tancap gas dan langsung memimpin 3-0 atas Dimmayanti. Namun, Dimmayanti perlahan mengejar dan berbalik unggul 4-3. Ervine sempat menyamakan poin menjadi 4-4, sebelum akhirnya Dimmayanti meninggalkan Ervine sampai interval pertama dengan skor 11-4. Setelah jeda, perolehan poin Ervine semakin tertinggal. Dimmayanti bahkan unggul 18-7. Perolehan poin Dimmayanti sempat terhenti di angka 20. Hal itu dimanfaatkan Ervine untuk memperkecil selisih poin menjadi 13-20. Namun, Dimmayanti menutup game pertama dengan pukulan dropshot mematikan. Skor akhir game pertama ini adalah 21-13 untuk keunggulan Dimmayanti.

Seperti di game pertama, Ervine langsung bermain agresif untuk bisa merebut game kedua ini sehingga unggul 2-0. Dimmayanti tidak mau kalah. Tunggal putri UM itu pun berbalik unggul 5-3 atas Ervine. Bagian pertama game kedua ini berjalan lebih seru. Kejar-mengejar poin tidak terhindarkan. Ervine menyamakan perolehan poin menjadi 6-6, dan bisa unggul kembali atas Dimmayanti menjadi 8-6. Namun, Dimmayanti yang bermain ulet akhirnya bisa menyamakan kembali menjadi 8-8, dan akhirnya bisa menutup paruh pertama game kedua ini dengan keunggulan 11-9.

Fisik menjadi penentu pada pertandingan ini. Ervine sudah terlihat keletihan meladeni permainan Dimmayanti. Tunggal UM ini pun semakin menjauh atas Ervine sampai 18-11. Dimmayanti akhirnya menyudahi perlawanan Ervine dengan skor 21-12 dalam tempo 17 menit. Dimmayanti pun keluar sebagai juara LIMA Badminton EJC kategori tunggal putri.

Dimmayanti menilai pertandingan di final ini sangat seru. Ia juga menyatakan kegembiraannya atas gelar juara yang ia dapatkan tersebut. Dimmayanti juga sukses dalam misi balas dendamnya. “Dulu pernah bertemu dengan Ervine pada saat masih SMA, tapi saya kalah,” ucapnya, usai pertandingan.

Dimmayanti menambahkan bahwa di pertandingan final tadi sebenarnya ia banyak membuat kesalahan sendiri. “Saya kira lawan masih bagus mengingat di pertandingan sebelumnya saya kalah. Tetapi, ketika bertanding tadi, ternyata permainannya tidak seperti dahulu lagi,” tambahnya. Dalam waktu dekat ini, Dimmayanti akan mempersiapkan diri untuk bertanding di POMDA (Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah). Ketika ditanya mengenai satu kata buat LIMA Badminton, mahasiswi semester 2 ini menjawab, “LIMA, Sukses!”penuh semangat. (Holidy)