Saksi Sebut Terdakwa Kelabui PT Temas

RadarOnline.id, SURABAYA – Sidang perkara penipuan lahan milik TNI AL Setyo Hartono alias Jong Hai kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu (22/3) dengan agenda mendengarkan Keterangan Saksi.

Sutikno Kusumo selaku saksi memaparkan pada tahun 2012 dirinya selaku Direktur Operasional PT.Temas bertemu terdakwa untuk pengurusan lahan seluas 20 hektar, terdakwa mengatakan bahwa lahan tersebut tidak ada kendala, semua perijinan persyaratan melalui notaris sudah dipersiapkan. Karena dianggap tidak ada kejanggalan, Sutikno akhirnya sepakat, dan melaporkan perihal lahan tersebut ke Direktur utama PT.Temas, yakni Harto Kusumo.

Didepan Ketua Majelis Hakim Mangapul Girsang, saksi menjelaskan, terkait pernyataan diri saksi dan terdakwa pada tahun 2012 silam, saya sangat percaya beliau (terdakwa) karena bilang kalau ada masalah dengan TNI AL beliau sanggup mengembalikan uang yang diserahkan PT.Temas, bahkan terdakwa bilang, jangan khawatir masalah dengan TNI AL.

“Itu gampang urusan saya,” ungkap Saksi.

Saksi menambahkan, sebelumnya saya sudah mewanti-wanti atas riwayat tanah tersebut, namun kepercayaan saya diperkuat dengan Akte Notaris, AA.Andi Prajitno yang membuka pintu akses terdakwa dengan PT.Temas, untuk sewa lahan tersebut, kenyataan lahan tersebut sudah dikuasai TNI AL sejak 2011, ujar Saksi.

Usai sidang Saksi mengatakan, perkara ini saya anggap janggal, notaris selaku pintu utama penyebab perkara yang merugikan PT.Temas 20 milyard tidak dihadirkan, bahkan informasinya Notaris yang terletak dijalan tidar tersebut kabarnya menghilang. “Disisi lain arah perkara ini seakan-akan mau dialihkan ke perdata, padahal ini murni pidana,” keluh Saksi.

Jaksa Penuntut Umum Agung Rohaniawan dari Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya menjerat terdakwa dengan pasal 378 KUHP. (Harifin)

NO COMMENTS