Ojek Online dan Sopir Angkot Sepakat Mediasi

0
7

RadarOnline.id, BOGOR – Ratusan pengemudi ojek online dan sopir angkutan kota (angkot) di Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/3) dini hari, sepakat berdamai dilaksanakan mediasi oleh Kepolisian, TNI dan Pemerintah Kota Bogor setelah terjadi kericuhan, pada Rabu (22/3) kemarin.

Dalam kesepakatan mediasi ada empat poin yang ditandatangani oleh perwakilan dari sopir angkot dengan driver ojek online terkait kisruh kedua pihak yang terjadi tiga hari berturut-turut ini. Yakni;

Pertama, Kesepakatan bersama adalah masing-masing pihak menjaga kondusifitas Kota Bogor;
Kedua, Perwakilan organda, sopir dan perwakilan ojek online untuk saling bekerja sama menjalankan usahanya;
Ketiga, Menyerahkan permasalahan yang terjadi kepada aparat penegak hukum;
Keempat, Dari masing-masing pihak juga menyatakan akan saling menghormati dan menjaga keamanan bersama.

Surat pernyataan kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh kedua pihak (pengemudi ojek online dan sopir angkot), Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pulung, dan Dandim 0606 Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, kedua pihak sepakat untuk melakukan mediasi dan menjaga keamanan di Kota Bogor. Bima Arya pun berharap kisruh soal ojek online tersebut segera berakhir dan tak terjadi lagi dikemudian hari. “Arahan kami untuk ojek online jangan dulu pakai atribut,” jelasnya.

Sementara pascakericuhan, kondisi Kota Bogor pada Kamis pagi ini kembali normal. (Yenny)