Korem 141/Tdp Giat Kemampuan Komsos Prajurit

0
6

RadarOnline.id, BONE – Dalam rangka menyamakan visi dan persepsi tentang berbagai persoalan yang dihadapi, baik dalam konteks kehidupan kebangsaan maupun masalah pembinaan kewilayahan yang menjadi tugas pokok Korem 141/Toddopuli melaksanakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Komunikasi Sosial (Komsos) Prajurit Korem 141/Tp Ta. 2017, bertempat di Aula Sudirman Korem 141/Tp, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, Kamis (9/3).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Resort Militer (Danrem) 141/Toddopuli Kolonel Kav Yotanabey A.M, M.Def, ST, tampak hadir dalam acara tersebut, para Kabalak Korem, Kasi dan Pasi Korem 141/Tp, dan seluruh Pama, Bintara dan Tamtama Korem dan Balakrem 141/Tp.

Dalam sambutannya, Danrem 141/Tdp menyampaikan kegiatan peningkatan komunikasi sosial merupakan Implementasi program kerja bidang teritorial yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan komunikasi sosial.

Kolonel Kav Yotanabey sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan komunikasi sosial ini, karena dari sini akan terbangun hubungan harmonis yang nantinya akan terjalin komunikasi timbal balik yang dapat memperlancar koordinasi dalam berbagai bidang demi lancarnya tugas yang di emban.

“Dengan kegiatan ini diharapkan silahturahmi bisa terjalin dengan lebih baik lagi, tidak sekedar hanya untuk mengenal satu dengan yang lainnya, tetapi lebih dari itu kita mencoba untuk saling tukar informasi, menyamakan visi dan persepsi,” ujar mantan Dandim o2o1/BS Kodam I Bukit Barisan Sumatera Barat.

Setelah sambutan Danrem dilanjutkan dengan penyuluhan Narkoba yang dibawakan oleh dr. Hj. Nuraeni.

Dalam paparannya dr. Hj. Nuraeni menyampaikan tujuan diselenggarakannya acara ini untuk membangun kesepakatan dan peran serta satuan jajaran Korem 141/Tp untuk peduli terhadap bahaya Narkoba dikalangan prajurit dan PNS jajaran Korem 141/Tp.

Diketahui bahwa Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA), dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya, merupakan suatu masalah Internasional maupun Nasional yang sangat kompleks yang dapat merusak dan mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, serta dapat melemahkan Ketahanan Nasional dan menghambat jalannya Pembangunan.

“Olehnya itu Pemerintah Indonesia telah bertekad bulat, bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan bahaya yang harus ditangani secara dini, dengan melibatkan seluruh potensi yang ada baik di TNI, pemerintah, media, dan masyarakat, “imbuhnya. (Bachtiar Barisallang)