Kejaksaan Tahan Tersangka Korupsi BPR Jatim

RadarOnline.id, SURABAYA – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Surabaya, Jumat (3/3) kemarin, kembali menahan satu tersangka baru kasus korupsi Bank Perkeriditan Rakyat (BPR) Jawa Timur Cabang Surabaya.

Tersangka baru itu, Novan Ari Wicaksono (32), warga Jombatan, Kabupaten Jombang.

Usai menjalani pemeriksaan sekitar 5 jam, Novan ditetapkan sebagai tersangka. Selanjutnya setelah diperiksa sebagai tersangka, Novan langsung dijebloskan ke Rutan Medaeng.

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Didik Farkhan mengatakan, Novan merupakan tersangka kedua yang ditahan dalam perkara korupsi Bank BPR Jatim Cabang Surabaya. “Masih dimungkinkan ada tambahan tersangka baru dalam kasus Bank BPR ini,” tambah Didik.

Seperti diketahui, sebelumnya Penyidik Pidsus Kejari Surabaya telah menahan Santoso, tersangka kasus korupsi kredit fiktif Bank BPR Jatim. Santoso adalah mantan kepala kantor Kas Rungkut. Kerugian negara yang timbul akibat pat gulipat kredit fiktif itu selama tahun 2013-2014 sebesar Rp. 700 juta.

Sementara tersangka Novan berperan sebagai pemohon kredit dengan jaminan fiktif dan di mark up.

“Tersangka bekerjasama dengan pihak oknum Bank sengaja memperbesar nilai jaminan. Setelah cair sengaja tidak mau mengangsur sehingga Bank yang saham terbesar dipegang pemerintah Propinsi Jawa Timur rugi ratusan juta rupiah,” jelas Didik. (Harifin)