JPU: Hotman Salah Besar

0
12

RadarOnline.id, SURABAYA – Pertanyaan Kuasa Hukum terdakwa Chin Chin, Hotman paris dipersidangan terkait dugaan penggelapan dukomen PT. Blauran Cahaya Mulya (BCM) yang terletak dijalan Blauran nomer 57 Surabaya, pada (8/2) menuai kritikan dari jaksa penuntut Umum dan juga Kuasa Hukum Gunawan, yakni Teguh Suharto utomo

Terlebih Jaksa Penuntut Umum Ali Prakoso,”ini masalah penggelapan Dukomen perusahaan besar, sangat saya sayangkan kalau dalam hal ini Hotman mengatakan, berkas tersebut hanya sampah yang tidak berguna dan tidak ada nilainya, itu keliru dan salah besar, kalau pengakuan pelapor (Gunawan) ada dua truk berkas yang dipindahkan ke Apartemen Gunawangsa tanpa sepengetahuan pak Gunawan, ada apa dan apa tujuan terdakwa sehingga berkas dokumen sebanyak itu dipindahkan ke apartemen padahal Ruangan Kantor Impire Palace luasnya 4000 meter persegi, sedangkan aturannya dukomen tersebut tidak bisa dipindahkan ke tempat lain, ada aturan dan ada UU. PT. ucap Ali

Kuasa Hukum Gunawan, Teguh Suharto Utomo juga menyayangkan pernyataan Hotman, sewaktu dipersidangan yang sangat jauh dari pokok perkara suatu contoh, Chin Chin dimintai tanggapan atas kesaksian gunawan benar atau tidak,  malah dihadapan Majelis Hakim ngoceh bertele-tele layaknya membacakan pembelaan, jelas sudah menyimpang

“Saya juga menyayangkan Majelis Hakim yang membiarkan Hotman melakukan aksi arogansi di hadapan Majelis, kalau saya amati saudara Hotman itu sudah menghina Peradilan menghina Jaksa dan juga Polisi

Sedangkan terkait dokumen sampah yang dikatakan saudara Hotman itu jelas sudah menghina pengadilan, kalau berkas itu memang sampah untuk apa kita capek-capek memperkarakannya, disini jelas pengadilan yang mengadili seakan-akan mempersoalkan masalah berkas sampah

Kami Tim Kuasa Hukum sedang mempertimbangkan dan rencananya akan mengambil langkah hukum, ucap Teguh. (Harifin)