Miras Oplosan Tewaskan 2 Warga Kebumen

0
5

RadarOnline.id, JAKARTA – Dua orang warga Kecamatan Buluspesantren meninggal dunia dan 7 lain nya harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Soedirman Kebumen akibat mengkonsumsi minuman keras oplosan.

Rilis HPK, Kedua orang meninggal dunia adalah Lutfi Hakim (20), warga Desa Rantewringin, yang meninggal dunia pada hari Jum’at (13/1) sekira pukul 08.00 Wib, dan Majid (19) warga Desa Tambakreja yang ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya pukul 20.00 WIB pada hari yang sama.

Kapolsek Buluspesantren Polres Kebumen AKP Surono menjelaskan, bahwa ada ketujuh korban lainnya yang mendapat perawatan di Rumah Sakit yaitu Ngabdi Utomo (24) Alamat Desa Tambakrejo RT 2/2, Dino (18) alamat Desa Tambakrejo RT 02/03, Fendi Pradana (16) alamat Desa Ayamputih RT 2/2, Samsul (22) alamat Desa Rantewringin RT 04/01, Supriyadi alias Tupe (29) alamat RT 3/1, Taufik (19) alamat Desa Ayamputih dan Rahmat alias Memet (19) alamat Desa Tambakreja RT 2/3 Kecamatan Buluspesantren, Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto, SH, MH membenarkan adanya kejadian itu bahwa menurut keterangan dari para saksi yang dapat dihimpun di lapangan, ke sembilan pemuda itu telah pesta minuman keras oplosan berupa alkohol 70% dan bahan minuman penambah stamina dalam kemasan sachet pada hari Rabu (11/1) malam hari. ”

“Selanjutnya alkohol dan ektra joss dioplos di rumah Majid dengan menggunakan teko. Setelah dioplos dan diminum 2 putaran, rombongan mereka pindah ke kantor BLKB di Desa Rantewringin. Di kantor itu miras oplosan dihabiskan oleh 9 orang secara bergilir sampai pagi” papar AKP Willy.

“Pada pukul 06.00 wib almarhum Lutfi Hakim sebenarnya sudah diminta untuk berobat ke rumah sakit, namun tidak mau. Akhirnya almarhum meninggal dunia di rumahnya. Dan pada pukul 20.00 wib, Majid menyusul meninggal dunia.” tambahnya lagi. “Sedangkan ketujuh orang lain nya masih terselamatkan karena segera mendapatkan perawatan medis”.

Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH sangat menyayangkan terjadinya peristiwa itu dan menghimbau masyarakat Kebumen untuk berhenti mengkonsumsi minuman keras. Apalagi yang dioplos sendiri karena sangat berbahaya. “Tidak ada manfaatnya !” tegas AKBP Alpen. (Yenny)