DPUBMP Surabaya Gelar Lelang Proyek Tanpa Aturan

Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Surabaya. (RadarOnline.id)

RadarOnline.id, SURABAYA –Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pemanasan (DPUBMP) Kota Surabaya, memperoleh penyaluran dana APBD terbanyak pada tahun 2016. Dana yang disalurkan melalui DPUBMP untuk pembangunan infrastruktur.

Maka dari itu banyak calon Penyedia Barang dan Jasa yang tertarik untuk mengikuti pelelangan di dinas tersebut melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Surabaya.

Adanya banyak pelaporan baik melalui media maupun secara lisan tentang kecurangan yang terjadi pada proses pelelangan di tubuh unit layanan pengadaan (ULP) maka dilakukan investigasi secara acak dan mencari kebenaran berita tersebut.

Informasi yang didapat dari beberapa rekanan, diduga oknum panitia lelang/pokja ULP menerima dari kontraktor 2% dari nilai kontrak agar dimenangkan, walaupun dalam penawaran ada yang salah.

Seperti paket pekerjaan Saluran Tipe B (JL. Semarang) pada putaran XIII tahun anggaran 2016 yang telah dimenangkan oleh PT Elaine Karya Abadi dengan nilai anggaran sebesar Rp 4.258.226.000,- yang beralamatkan di Pondok Maritim Indah Blok CC 23 Surabaya.

Dengan nomor kontrak 611.41/0005.0.063/436.6.1/2016 tanggal 22 Juni 2016 dan dikerjakan selama 180 hari kalender sampai tanggal 16 Desember 2016 dan dengan masa pemeliharaan 720 hari kalender sejak tanggal serah terima pertama.

Pemenang Paket ini disinyalir mempunyai banyak kekurangan administrasi seperti enam peserta calon pemenang yang lain yang seharusnya tidak bisa dimenangkan oleh Panitia Lelang/Pokja ULP.

Pada Selasa (3/1) PPKM DPUBMP, Samsul Hariadi saat ditanya lewat pesan SMS tidak pernah menjawab.

Tak hanya itu, pihak ULP Tri Broto saat dikonfirmasi terkait dugaan dimenangkan proyek saluran tipe B Jalan Semarang, tidak ada balasan seakan tidak menggubrisnya. Diduga kuat proyek tersebut ada kong kalikong dengan pejabat terkait. (Tim)

NO COMMENTS