Plt Gubernur DKI Hapus Skorsing 63 PHL

0
5

RadarOnline.id, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengurangi masa hukuman skorsing terhadap 63 Pekerja Harian Lepas (PHL) Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Kebersihan DKI. Hal itu disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono.

“Karena alasan kemanusiaan dan mereka memiliki keluarga, maka sanksi skorsing hanya sampai 15 Desember 2016,” kata Sumarsono, di Aula Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Selasa (13/12).

Soni sapan akrab Sumarsono menjelaskan, seluruh Pengawai Negeri Sipil (PNS) maupun non PNS yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tidak dibolehkan ikut berpolitik.

“Kita harap mereka tidak lagi melakukan kesalahan,” ujarnya.

Indra (28), salah satu PHL UPK Badan Air mengaku bersyukur dengan dikuranginya masa sanksi skorsing ini.

“Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya 63 PHL ini diganjar skorsing sejak 1 Desember hingga akhir ini lantaran pasukan oranye yang kedapatan terlibat kampanye pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Beruntung, para PHL tersebut hanya menerima hukuman dua minggu, yakni sampai dengan 15 Desember 2016 nanti. (Yenny)