Satpol PP Kota Depok Tertibkan Spanduk Liar

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Dudi Mir’az.

RadarOnline.id, KOTA DEPOK – Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Dudi Mir’az membenarkan, bahwa pihaknya telah menertibkan ratusan spanduk dan poster liar di sepanjang Jalan Raya Parung, Kecamatan Bojongsari. Sebab, keberadaan serta kehadiran spanduk sepanjang jalan tersebut dinilai telah melanggar Perda. Bahkan, spanduk tersebut sama sekali tak memiliki izin atau retribusi.

“Jadi kegiatan penertiban spanduk maupun poster liar memang hampir setiap hari dilakukan di 11 kecamatan yang ada khususnya yang terpasang melintang dibadan jalan dan lainnya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (5/12), di kantornya.

Dia menjelaskan, bahwa dari ratusan spanduk maupun poster liar yang dicopot atau ditertibkan sekitar 80 persen pemiliknya adalah pengembang perumahan baru yang marak berdiri di wilayah Kota Depok.

“Jadi untuk mengantisipasi spanduk liar tersebut, maka setiap saat seluruh Kepala Seksi (Kasie) Operasional Satpol PP di kecamatan bersama anggota untuk selalu memonitor atau patroli ke sejumlah ruas jalan utama dan lingkungan yang banyak dipasang spanduk maupun poster liar,” jelas Dudi.

Dudi menambahkan, bahwa kebanyakan spanduk atau poster liar tersebut yang dicopot atau ditertibkan dipasang pemiliknya dimalam hari saat tak ada petugas yang memantau atau mengawasi. Artinya, pemilik atau pemasang tidak berniat membayar retribusi tentunya, main pasang saja.

“Jadi pihaknya mengingatkan kepada pemilik atau pemasang spanduk hendaknya mengikuti aturan yang ada jangan seenaknya dipasang atau melanggar Peraturan Daerah,”

Sementara itu, warga Bojongsari Edwin sangat mendukung tindakan penertiban pencopotan yang dilakukan oleh Satpol itu. Sebab, ratusan spanduk maupun poster yang bersliweran atau membentang di badan tersebut menambah kesan kumuh serta semerawut wilayahnya.

“Artinya, pemilik atau pemsangan spanduk sama sekali tak tau aturan karena hampir sepanjang ruas jalan propinsi sebagai salah satu jalan utama di Kota Depok yang menghubungkan wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), DKI Jakarta, Depok dan Bogor hampir setiap hari marak kehadiaran spanduk yang melintang ditengah badan jalan tersebut,” pungkasnya.   (Maulana Said)

NO COMMENTS