300 Peserta Bersaing di WeCode Competition 2016

0
7

RadarOnline.id, JAKARTA – Digital Campus yang diselenggarakan oleh Youth On Unity (Y.0.U) dan PT. Eduspec Indonesia tercatat hampir 300 peserta dari negara-negara Asia Tenggara mengikuti WeCode Competition 2016 yang berlokasi di Universitas Bina Nusantara tepatnya di Kampus Anggrek.

lni adalah kompetisi pemrograman antara siswa yang mewakili sekolah mereka. Selama kompetisi siswa dapat menggabungkan teknologi dan seni melalui sebuah platform internasional untuk mengekspresikan bakat mereka sehingga dapat menciptakan animasi dan permainan video hasil karya sendiri.

Tujuan Digital Campus ini untuk mendorong kemampuan berpikir siswa dalam mengolah pemecahan masalah, berpikir kreatif. dan akhirnya menemukan solusi yang inovatif.
Kompetisi ini memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi ide-ide dan metode baru untuk membuat program-program yang inovatif dengan metode yang menyenangkan dan lingkungan belajar yang menarik untuk turut mengembangkan ketrampilan abad 21 melalui pendekatan Computational Thinking sehingga siswa mampu belajar memecahkan masalah dengan teknologi atau berpikir Iayaknya komputer.

” Melalui Computational Thinking pulalah yang menjadi dasar pengembangan metode pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) mampu menjawab tantangan global dalam dunia pendidikan, sebuah metode pembelajaran etektif yang menggabungkan empat bidang utama tersebut sehingga melalui pembelajaran STEM mampu mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing di era global seperti saat ini” papar Indra Charismiadji selaku pengamat pendidikan yang juga Presiden Direktur PT. Eduspec Indonesia.

” Kami berharap bahwa ini akan menjadi bagian untuk menggali minat dan bakat para generasi muda sehingga diharapkan siswa akan terus mengasah pengetahuan mereka untuk membuat aplikasi dan program yang merupakan hasil karya mereka sendiri. Hidup adalah perlombaan dan kompetisi sehingga dengan partisipasi mereka, mereka mampu mendapatkan manfaat yang baik untuk masa depannya sendiri” demikian penjelasan dari CEO Eduspec Holdings Berhad, Lim Een Hong.

Tahun ini kompetisi WeCode mengangkat tema Tranportasi Umum berdasarkan tenomena bisnis start-up terus berkembang dan hingga 10 tahun kedepan dengan adanya isu transportasi umum yang dapat menampung kebutuhan pemerintah dalam mengatasi permasalahan masyarakat terkait sarana transportasi yang Iebih moderen, lebih baik serta lebih aman.

Kompetisi WeCode mempunyai 5 kategori: Pemula (7-9 tahun), Lanjutan (10-12 tahun), Ahli (13-15 tahun), Master (16-18 tahun) dan Pendidik/ Pengajar (diatas 18 tahun).

Perangkat lunak yang digunakan pada kompetisi tahun ini yaitu Scratch dan Touch Develop. Para kontestan siap bertanding dalam laga koding lnternasional yang akan mendapatkan hadiah total senilai enam puluh juta rupiah yang diperebutkan dengan kategori tersebut diatas.

“ Pemenang juga dapat menginspirasi dan memotivasi siswa lainnya bahwa belajar koding sangatlah memungkinkan dilakukan pada usia dini,” pungkas Nalendra Alim, Marketing Public Relation. PT. Eduspec Indonesia. (Edison Munthe)