Pungli di Lingkungan Pendidikan Bondowoso Masih Marak

RadarOnline.id, BONDOWOSO – Pungutan liar bermodus sumbangan masih kerap dilakukan oleh beberapa Sekolah di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Pasalnya, untuk mengelabuhi orang tua murid, pihak sekolah menggunakan komite sebagai alat untuk mengeruk keuntungan sepihak.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Endang Hardiyanti mengungkapkan, tidak masalah jika sumbangan yang dilakukan oleh sekolah sudah disepakati antara pihak sekolah dengan wali murid melalui komite sekolah.

“Tidak masalah jika sumbangan yang dilakukan oleh sekolah sudah disepakati antara pihak sekolah dengan wali murid melalui komite sekolah,” kata Endang, ditemui dikantor Dinas Pendidikan, Selasa (22/11).

Menurut wali murid, sumbangan yang dilakukan oleh sekolah terkesan ada pemaksaan. Infaq atau sumbangan ditetepakan dengan angka tidak sedikit. Padalah, infaq adalah sumbangan sukarela yang keperuntukannya harus jelas. Ini tiap siswa diwajibkan membayar infaq Rp. 100.000,- per bulan oleh sekolah. Seperti yang dilakukan oleh pihak SMPN 1 Bondowoso. (Shodiq)