Pemkot Depok Awasi Jalur Distribusi Gas Elpiji Tabung 3 Kg 

RadarOnline.id, DEPOK – Terbongkarnya beberapa konsumen di jalan Akses UI, Kelapa Dua Depok Jawa Barat, komplain kepada pedagang gas. Dikarenakan gas elpiji tabung 3 kg yang baru saja mereka beli, tidak mengeluarkan gas. Namun begitu tabungnya diguncang, seperti ada air di dalamnya. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polresta Kota Depok. Terkait pengawasan itu, Pememerintah Kota Depok terus mengecek kembali jalur distrubusi gas elpiji tabung 3 kg tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Depok Mohammad Idris, didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ahmad Kafrawi dan distributor gas elpiji H. Yahman Setiawan, mengecek kelapangan, bahwa adanya di wilayah Kelapa Dua Depok ada pedagang yang menjual gas eslpiji tabung 3 kg yang berisi air tersebut.

Walikota Depok Mohammad Idris mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan terus  mengawasi peredaran gas elpiji tabung 3 kg, termasuk adanya kemungkinan terjadinya kembali kasus tabung gas berisi air.

Hasil pengawasan itu akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi untuk ditindaklanjuti apabila ditemukan kecurangan atau pelanggaran.

“Ini terkait dengan UU Perlindungan Konsumen. Kita akan minta arahan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendagri) sebagai pengayom Pemerintah Daerah. Sehingga diharapkan kita bisa mengawasi pembeli maupun penjual yang melakukan pelanggaran,” ungkapnya kepada sejumlah awak media, Selasa (11/10/2016), usai melakukan sidak di Jalan Akses UI Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Idris mengingatkan, bahwa warung kecil tidak diperbolehkan menjual gas sembarangan. Harus ada kontrak dengan pangkalan, sehingga gas yang dijual itu bisa dipertanggungjawabkan kualitasnya.

“Kalau dari pangkalan, mereka akan lihat apakah warung tersebut layak untuk dijadikan tempat penjualan gas elpiji. Karena, menjual gas di warung rumahan, bisa menimbulkan penyakit pernapasan,” imbuh orang nomor satu di Kota Depok itu.

Ditempat yang sama Ahmad Kafrawi, selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok menerangkan, bahwa pihaknya sudah menurunkan tim untuk mengecek tempat penjualan gas tersebut. Bahkan berharap agar masyarakat harus cerdas membeli sesuatu, termasuk gas.

“Ya, akan kita usut, Kasusnya kini tengah ditangani Polresta Depok, bahkan beberapa tabung gas berisi air sudah disita polisi. Seharusnya kalau ada yang menawarkan harga lebih murah mestinya kita curiga, cek dulu, kenapa harganya murah, agar jangan jadi korban,” terangnya.  (Maulana Said)