HM Prasetyo : Australia Bersedia Bantu Hadirkan Saksi

RadarOnline.id, JAKARTA – Jaksa Agung HM Prasetyo berpendapat kasus pembunuhan Mirna dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, termasuk kasus yang saat ini menyita perhatian publik. Hal itu lantaran sidang kasus yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tersebut sudah memasuki persidangan ke-25.

Prasetyo bercerita dalam kasus ini Kejaksaan sempat meminta izin ke Pemerintah Australia untuk menghadirkan saksi-saksi yang berasal dari sana. Namun, pemerintahan Negeri Kanguru justru mengajukan syarat agar kejaksaan tak menuntut Jessica dengan hukuman mati.

“Ada satu hal permintaan kita ke Pemerintah Australia untuk meminta izin terhadap pihak tertentu untuk hadir jadi saksi dalam persidangan. Hanya mereka ajukan syarat, kami penuhi berikan izin asal tidak ada tuntutan mati,” kata dia.

Kejaksaan, lanjut Prasetyo, akhirnya mengiyakan permintaan itu. Namun, pihaknya tak menjamin bila hakim memutuskan hukuman mati terhadap Jessica. “Ini disampaikan melalui Menkumham dan saya sampaikan baik kita ikuti tapi kalau hakim memutuskan (hukuman mati) itu di luar kewenangan kita,” tegas dia.

Sebagaimana diketahui, Jessica Kumala Wongso didakwa melanggar Pasal 340 KUHP atas kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin.

Alumnus Billy Blue Collage itu diduga meracuni Mirna dengan sianida yang dituangkan ke dalam minuman es kopi vietnam. (Victor MH )