Djoko Nugroho Ungkap Nilai-Nilai MOTIVASI Lewat Angklung

Rapat Kerja Teknis Direktorat Kerjasama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual DJKI di Kamojang Hotel dan Resort Garut

RadarOnline.id, GARUT – Motivator Djoko Nugroho dihadirkan saat berlangsungnya Rapat Kerja Teknis Direktorat Kerjasama dan Pemberdayaan KI di Kamojang Hotel dan Resort, Garut, yang dimulai dari  hari Rabu hingga Jumat 3 Juni 2016 lalu, mengungkap nilai motivasi yang cukup dalam melalui permainan angklung.

Acara yang digelar sebagai salah satu sarana untuk saling memberi dan menerima informasi dalam menyatukan pandangan dalam rangka meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, dan memotivasi peserta agar mampu menjalankan pekerjaan dengan efektif dan professional, merubah mindset untuk terus melakukan perubahan serta terus memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik.

Djoko mengangkat tema, Perubahan, Inovasi, Kreatif, Bongkar Mindset untuk menjadi lebih baik.

Penyampaian melalui simulasi bermain angklung yang berlangsung secara singkat dan melibatkan seluruh peserta ini, melatih titik kosentrasi, kepekaan dan respon gerak.

Pada angklung yang digunakan tertera nilai- nilai motivasi seperti excellence, disiplin, komitmen, yakin, syukur, integrity, taat, fakta,dan fokus, yang masing-masing mewakili setiap nada dari angklung yang digunakan.

Djoko Nugroho memandu dengan gerakan tangan sambil mengemas cerita-cerita motivasi, suara angklung ini menjadi sebuah harmonisasi lagu. Hal ini membuat sesi bermain angklung bersama terlihat sangat menarik.

Beberapa poin yang dapat dimaknai dari permainan angklung ini adalah, Untuk menjadi sukses kita harus Bahagia terlebih dahulu. Sukses akan terjadi jika kita taat pada tugas bukan pada orang. Jangan takut untuk berubah. Perubahan akan lebih indah jika dibuat tanpa ada pelanggaran.

Kita harus bisa membuat sesuatu lebih berarti dan bermakna melalui sebuah perbedaan, Orang yang sukses adalah orang yang dapat menerima perbedaan.

Tim yang hebat adalah jika semuanya berhasil, jika salah satu tim gagal artinya tim tersebut gagal. Dalam bekerja kita bukan hanya berorientasi pada hasil akan tetapi proses.

Harmonisasi yang indah akan tercipta jika kita satu hati, percaya diri dan berada dalam bimbingan seorang mentor/pemimpin yang tepat.

Menjadikan Perbedaan menjadi lebih bermakna dengan cara fokus dan taat pada tugas kita. Sehebat apapun sebuah sistem apabila kita tidak taati tidak akan ada artinya.

Di penghujung acara, tampak seluruh peserta tersenyum lebar setelah memperoleh bekal motivasi yang positif.

Acara yang berlangsung selama 3 (tiga) hari ini dibuka oleh Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan KI, Parlagutan Lubis.

“ Kita harus mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi tantangan kedepan yang semakin berat, dengan terus belajar dan meningkatkan kemampuan kita dapat bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat “ kata Parlagutan dalam sambutannya. (Yenny/Humas DJKI)

NO COMMENTS