AMPUH: Class Action Belum Membudaya

Direktur Investigasi Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan (AMPUH) Jarpen Gultom, SH

RadarOnline.id, JAKARTA – Direktur Investigasi AMPUH Jarpen Gultom, SH mengatakan dalam penyelesaian sengketa lingkungan hidup melalui pengadilan yang diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 1997, terdiri dari empat pokok masalah, yaitu ganti rugi, tanggung jawab mutlak, daluwarsa untuk pengajuan gugatan, dan hak masyarakat dan organisasi lingkungan hidup untuk mengajukan gugatan.

Menurut Jarpen Hak masyarakat untuk mengajukan gugatan masih jarang dilakukan. Hal tersebut sangat berbeda dengan masyarakat negara-negara maju.

“Di negara Anglosaxon seperti Amerika Serikat, gugatan oleh kelompok masyarakat (class action) sudah membudaya, terutama terhadap kasus pencemaran dan perusakan lingkungan yang merugikan masyarakat banyak. Di Indonesia, gugatan semacam ini belum membudaya, padahal undang-undang Pengelolaan Lingkungan Hidup mengamanatkannya,” tandasnya.

Dia menjelaskan, “masyarakat atau organisasi semacam LSM pencinta lingkungan hidup dapat mengajukan gugatan kelompok (class action) apabila terjadi perusakan atau pencemaran lingkungan hidup.” jelasnya. (Syarif Bastaman)