Novena Wijaya Bantah Mengalami Penyiksaan

0
5
Kombes Pol Krishna Murti

RadarOnline.id, JAKARTA SELATAN – Novena Wijaya (30), wanita yang diduga menjadi korban penganiayaan Wakapolda Lampung, Kombes Pol Krishna Murti tiba-tiba muncul di Kantor Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri, Jumat (15/9) petang.

Sekitar kurang lebih lima jam, wanita berkulit putih yang mengenakan jaket hitam dipadu t-shirt putih dan jeans warna hitam tersebut berada di dalam ruangan lantai tiga Kantor Propam. Dari sumber petugas kepolisian yang enggan disebut identitasnya, Novena tengah menjalani pemeriksaan.

Baru pukul 23.10 WIB, wanita tersebut keluar dari ruangan melalui pintu belakang, lalu langsung menuju ke Toyota Agya warna hitam bernopol B 1565 TIC. Dari pantauan di lapangan, Novena datang seorang diri tanpa ditemani pengacara.

Ketika ditanya media terkait kedatangan ke Mabes Polri, dirinya hanya diam. Cuma senyum yang menyembul dari bibirnya. Dengan sedikit berlari, Novena masuk kedalam mobil yang diparkir di area parkir gedung Baintelkam, Biro Paminal Mabes Polri.

Sementara itu Kepala Biro (Karo) Paminal, Brigjen Anton Wahono yang dimintai komentarnya menyebut tak ada pemeriksaan di Paminal.

“Kosong. tidak ada (pemeriksaan) malam ini,” kata Anton sambil meninggalkan Mabes Polri.

Sebelum pemeriksaan, Novena Wijaya sempat membantah dirinya mengalami penyiksaan oleh mantan Direskrimum Polda Metro tersebut.

“Saya dalam kondisi sehat walafiat dan dalam keadaan sadar total,” kata Novena, Jumat (16/9) petang.

Ia pun menyebut berita penganiayaan dirinya dihembuskan oleh situs recehan. Tujuannya, ungkap Novena, untuk mencoreng nama baik Krishna Murti yang bakal dipromosikan menjadi jenderal.

“Tau kan beliau akan dipromosikan menjadi jenderal? Mari kita tarik garis kesimpulan yang pas. Di hari yang sama menurut keterangan berita dari situs tersebut, tanggalnya berbarengan dengan peluncuran panic button Lampung yang diprakasainya. Menteri datang support, bukan hanya Kapolri yang support,” akunya. (Tim)