Butuh Dana Segar BlackBerry Bakal Jual Obligasi

Radar Online.id JAKARTA – Kabar terbaru datang dari BlackBerry, dimana perusahaan asal Canada itu bakal menjual surat utang alias obligasi ke sejumlah pemegang saham. Mereka berharap dapat mengumpulkan dana segar sebesar 605 juta dollar AS atau setara Rp8 triliun.

Perhitungan utang baru itu memiliki bunga 3,75 persen dan jatuh tempo pada 2020 mendatang, sebagaimana dilaporkan Android Headlines dan, Rabu (31/8/2016).

Sementara surat utang yang dijual BlackBerry berjenis obligasi konversi sehingga pembeli bisa menukarkannya dengan saham. Adapun saham yang dikonversi setara dengan 11,5 persen saham BlackBerry yang beredar di pasaran saat ini.

Salah satu perusahaan yang berminat membeli obligasi BlackBerry adalah Fairfax Financial Holdings. Perusahaan asuransi tersebut tercatat sebagai salah satu pemegang saham mayoritas BlackBerry saat ini.

Saat ini Fairfax memegang lebih kurang 9 persen dari total saham BlackBerry. Angka itu menjadikannya sebagai perusahaan pemegang saham BlackBerry terbesar kedua. (Baca juga : Blackberry Kembali PHK Karyawan)

Bisnis Fairfax sendiri diketahui kurang baik beberapa waktu terakhir. Perusahaan tersebut sedang menjalankan “situasi pemulihan” dan tampaknya berangsur membaik.

Selain Fairfax, belum jelas pemegang saham mana lagi yang berminat membeli surat utang BlackBerry. Vendor ponsel yang pernah berjaya di pertengahan 2000-an itu juga tak mengungkap rencana selanjutnya setelah mengantungi dana segar.

CEO BlackBerry, John Chen, mengatakan perusahaannya bakal melakukan inovasi-inovasi baru agar kembali mencetak profit. Ia mematok target hingga September untuk menetapkan arah BlackBerry selanjutnya.

Seperti diketahui, kejayaan BlackBerry di industri smartphone sejatinya sudah terjadi, namun saat ini vendor-vendor semacam Apple, Samsung, dan Huawei merajai industri ini. Lantas strategi apa lagi yang akan dilakukan BlackBerry untuk bias bersaing kembali dipapan atas smartphone dunia. (Kp/Rbp)