Bawa TV Titipan Teman Berisi Sabu TKI Asal Madura Divonis 13 Tahun Penjara

Kuasa Hukum Moch. Rosi, Muhammad Farizi saat memberikan keterangan di PN Surabaya, Selasa (30/8/2016). (Radar Online.id/Harifin)

RadarOnline.id, SURABAYA – Muhammad Rosi (27), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Malaysia asal Bangkalan Madura ini bisa bernafas lega lantaran terlepas dari hukuman berat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Terdakwa saat itu membawa titipan tv temannya sesama TKI yang didalamnya disisipkan narkoba jenis sabu seberat 2,6 Kg.

Ruang Cakra Gedung Pengadilan Negeri Surabaya menjadi saksi yang selalu dikenang Rosi sepanjang hayatnya. Di ruangan tersebutlah Jaksa Penuntut Umum (JPU), Putu Sudarsana sebelumnya menuntut Rosi hukuman pidana selama 20 tahun penjara serta denda 600 juta rupiah.

Rosi dianggap melanggar pasal 114 dan 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Namun pada Senin (29/08/2016), Ketua Majelis Hakim Anton memvonis 13 tahun penjara serta denda 600 juta rupiah.

Atas putusan itu, Jaksa tidak melakukan upaya banding.

Kuasa Hukum Terdakwa, Muhammad Farizi merasa bangga atas putusan tersebut, saya sangat senang atas putusan ketua Majelis Hakim, setidaknya saya selaku pengacara pembela rakyat miskin sudah melakukan upaya untuk membebaskan Terdakwa. “Namun itulah hasilnya, dalam perkara ini klien saya kedapatan membawa sabu seberat 2,6 kg barang tersebut tidak sedikit,” ucap Farizi.

Mantan wartawan inipun berucap sukur lantaran putusannya sudah sangat membantu kami selaku LBH, ini kebanggaan saya selaku pembela rakyat miskin, dan disisi lain jaksa tidak lakukan upaya banding. “Yang jelas saya menerima putusan ini,” pungkas Farizi. (Harifin)

NO COMMENTS