Kepsek SDN 03 Guntur Jakarta : Memangnya Jual Seragam Salah?

0
41

SDN 03 Guntur Jl. Halimun Raya No.2 RT.15/RW.6, Guntur Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan. (Radar Online.id/Rani)

RadarOnline.id, JAKARTA – Jual beli seragam sekolah masih terjadi di DKI Jakarta, kali ini terjadi di sekolah dasar negeri (SDN) Guntur 03 Pagi, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan (Jaksel).

Kepala Sekolah SDN Guntur 03 Drs. Idris Maulana saat ditemui terkait dengan permasalahan tersebut, membenarkan adanya penjualan seragam disekolahnya.

Dia mengatakan bahwa bukan hanya sekolahnya saja yang melakukan pelangaran itu akan tetapi sekolah lain juga melakukan hal yang sama.

“ Terus kenapa? Saya rasa bukan sekolah ini saja yang masih menjual seragam tapi sekolah lain diwilayah Setia Budi ini semuanya sama,” ucap Idris, saat dikonfirmasi dengan nada meninggi.

Padahal dalam Peraturan Gubernur Nomor 178 Tentang Seragam Sekolah sudah jelas disebutkan bahwa sekolah dilarang menjual seragam disekolah. Hal itu tertuang pada BAB VII Pasal 26 dan 27 berbunyi :

Pasal 26, Dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas sekolah sebagai institusi pelayanan dasar publik yang luhur, terhormat, bermartabat serta menjunjung tinggi objektivitas, kejujuran, ketulusan dan keikhlasan terkait dengan pengadaan pakaian seragam sekolah, sekolah, komite sekolah, guru dan/atau tenaga kependidikan lain di sekolah dilarang: a. menjual pakaian seragam sekolah; dan/atau b. mengaitkan pengadaan pakaian seragam sekolah dengan penerimaan peserta didik baru atau kenaikan kelas.

Pasal 27, Pelanggaran terhadap larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan Per-Undang-Undangan.

Sementara itu, Kasie Pendidikan Kecamatan Setia Budi Drs. Supriyadi. SH.Msi saat hendak dikonfirmasi terkait dengan permasalahan tersebut tidak ada ditempat, dihubungi melalui telepon seluler tidak diangkat, ditanya melalui pesan singkatpun tidak ada jawaban.

Bukankah sebagai Pengawas Binaan dan Kepala Seksi (Kasie) Kecamatan Setia Budi yang tupoksinya mengawasi kinerja Kepala Sekolah. Jika demikian, Kasie Pendidikan diduga ‘tutup mata’ dan seolah-olah merestui adanya jual beli seragam yang ada disekolah. (Rani)