Pemkab Simalungun Rayakan HUT Kemerdekaan Secara Berlebihan

Simalungun, RadarOnline – HUT Kemerdekaan ke – 71 yang dirayakan secara berlebihan oleh Pemkab Simalungun menuai kecaman dan protes. Kecurigaan tersebut muncul atas kecurigaan sumber dana perayaan yang disebut-sebut menelan dana empat miliar lebih.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Ketua Komisi III DPRD Simalungun, Abu Sofyan Siregar, namun Sofyan mengaku tidak mengetahui sumber dana perayaan yang berlebihan tersebut dan bahkan jauh melampui perayaan yang dilakukan di tingkat propinsi.

”Informasinya anggaran perayaan HUT RI ke 71 itu melebihi Rp 4 miliar. Kita tidak tau asal usul anggarannya, alias kurang jelas. Karena tidak ada ditampung di Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD), perayaan HUT RI ke 71 di Simalungun ini sudah mengalahkan kemeriahan perayaan HUT RI ke 71 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu)” ujarnya.

Sofyan juga mengaku tidak akan mempersoalkan bila ternyata sumber dana perayaan tersebut berasal dari kantong pribadi Bupati Simalungun JR Saragih, namun bila bersumber dari APBD tentu saja hal tersebut tidak layak dan dapat diperkarakan ke ranah hukum.
“Kalau perayaan itu didanai oleh Bupati Simalungun secara pribadi, tak menjadi persoalan. Akan tetapi kalau nantinya ditampung di APBD Simalungun, ini menjadi persoalan. Untuk itu kita meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi atau BPK-RI mengauditnya,” tukas Ketua Komisi yang membidangi anggaran ini.

Hal senada juga dikemukakan oleh Wakil Ketua DPRD Simalungun, Rospita Sitorus, Politisi Partai PDI Perjuangan yang dikonfirmasi lewat SMS mengaku tidak tahu dari mana sumber dana miliaran rupiah tersebut. Sepanjang pengetahuannya dana yang dianggarkan di APBD untuk perayaan HUT RI ke 71 jumlahnya relatif kecil.

“Sory baru selesai acara di Kecamatan Sidamanik. Biaya sudah dianggarkan di APBD, tapi tidak begitu besar jumlahnya. Kalau hari ini acaranya mewah dan memakan biaya besar, saya gak tau darimana diambil. Nanti kami tanyakan kepada panitia HUT,’’ terangnya dalam jawaban sms yang dilayangkan.

Pantauan di lokasi, perayaan HUT Kemerdekaan kali ini, terlihat panggung besar dibangun dan didesain terkesan super mewah berikut dukungan sound system tercanggih. Berhadapan dengan panggung, berdiri tenda-tenda dengan ribuan tempat duduk dibawahnya serta dilengkapi juga dengan AC standing floor, misting fan, coolling fan, CCTV dan camera shooting.

Diatas panggung terlihat puluhan artis yang sengaja dibayar mahal untuk mengisi sedang beraksi. Pembagian Souvenir dideretan peserta juga mengundang keriuhan, para peserta terlihat mengenakan stelan baru pakaian sipil lengkap, dan puluhan Bus sewaan berjejer diparkiran yang disiapkan panitia sebagai sarana antar jemput peserta.(Mayer Hutagalung)

NO COMMENTS