Mengintip Pengusaha Sukses Genteng Tamansari

0
9

Fajar Sidiq, pengusaha genteng di Desa Tamansari, Kec. Wuluhan, Kab. Jember, Jatim. (Foto : ah/dok.radaronline.id)

Jember, RadarOnline.id – Menggiurkan, hasil yang diperoleh pengusaha sukses genteng di Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Usaha yang sudah digeluti sejak 20 tahun lalu, Fajar Sidiq, pria kelahiran 1974 memulai usaha genteng dengan modal seadanya ia mulai merintis pekerja untuk membantu usahanya.

Kini, omset yang diperoleh Fajar Sidiq luar biasa, yakni mencapai Rp. 15 juta per bulan.

Sidiq dengan dibantu 15 pasang pekerja dalam satu hari bisa mencetak 3500 genteng, mulai dari jam 07.00 WIB pagi para pekerja dengan sistem borongan mulai melakukan aktifitas, meski tidak menentu jam berhenti kerja, rata-rata genteng yang diperoleh mencapai 3500 biji per hari.

‘’ Ada beberapa jenis genteng disini, per seribu genteng yang sudah matang siap kirim harganya berkisar 1,7 juta. Saya tidak menekan target kepada pekerja, karena sistemnya borongan, tapi setidaknya mereka bisa mengerti agar saya tidak merugi,’’ kata Sidiq saat ditemui ditempat usahanya, pasa Sabtu (30/07/2016).

Untuk mendapatkan kwalitas genteng yang bagus, Sidiq harus membeli tanah jenis kaulin dengan harga mahal, dalam satu dam truk harga tanah mencapai Rp. 550 ribu. Proses pengolahan dan pembakaran sangat berpengaruh terhadap kekerasan genteng. Jika genteng anti pecah baru genteng tersebut sudah memenuhi standar pengiriman. Sebelum dikirim genteng bisa dites dinjak untuk memastikan bahwa genteng sudah sesuai dengan permintaan.

Hasil usaha genteng Sidiq ini sudah menembus pasar wilayah Jawa dan Bali.

Jenis genteng yang banyak dipesan oleh peminat , diantaranya genteng Karang Pilang, Gelangan Besar, Kecil dan juga jenis genteng Bubung. Di Desa Tamansari sendiri ada 25 Pengusaha partai besar diikuti beberapa pengusaha kecil yang mulai berkembang. Rata-rata ke 25 pengusaha partai besar mendapatkan omset yang sama. Namun kendala yang paling berpengaruh dalam proses pembuatan genteng adalah curah hujan yang kadang kurang bersahabat kepada pengusaha genteng. (Abdul Hamid/Diq)