Titiek Puspa Jaga Kebugaran Dengan Meditasi

Jakarta, RadarOnline.id – Pecipta sekaligus pelantun tembang ‘Kupu-Kupu Malam’ Titiek Puspa mendapat julukan artis lintas zaman. Pasalnya, Eyang Titiek sapaan akrab dari Titiek Puspa ini masih terus berkarya meski usianya kini sudah 78 tahun.

Pemilik nama asli Soedarwati, kelahiran Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan, 1 November 1937 masih bernyanyi dan aktif tampil ditelevisi. Kali ini, Eyang Titiek kembali ke layar lebar dan berperan dalam film Kisah Tiga Dara garapan sutradara Nia Dinata.

Menurut Eyang Titiek, proses syuting dirasakan memberi pengalaman tersendiri. “Karena saya dalam keadaan belum sehat (waktu syuting) baru recovery. Jadi buat saya (akting) semacam obat. Membuat semangat. Aku pikir, apa aku kuat? Sampai saya bilang ke sutradara kalau adegan saya jelek, dibuang saja. Tetapi kata sutradara, ‘No.’ Saya merasa mendapat setetes air di gurun pasir,” kata Eyang Titiek.

Eyang Titiek terakhir kali mengalami masalah asam lambung dan asam urat. Namun saat ini, ia menjaga betul pola hidup sehatnya. “Sekarang ikut aturan dokter, harus bisa mengukur kekuatan kita,” ucapnya.

Eyang Titiek tergolong pribadi yang mengedepankan cara-cara alami dalam menjaga kebugaran tubuh, salah satunya dengan meditasi. “Ada obat dari dokter, tetapi saya barengi dengan meditasi. Waktu sedang tidak ada pekerjaan, terutama saat bangun pagi, saya meditasi. Meditasi dengan cara duduk tegak, lidah dilipat ke belakang. Saya lakukan selama satu jam,” kata Titiek.

Meditasi rutin dilakukan sejak ia divonis mengidap kanker. Dan meditasi itu pun berbuah hasil positif. “Sejak aku terkena kanker kandungan (menjalani perawatan medis) 2,5 bulan di Singapura. Sampai di Jakarta ada yang mengajarkan meditasi. Aku masuk situ (belajar meditasi) 13 hari, meditasi selama satu hari total 5 jam, 1 jam pagi, siang, tengah siang, sore, dan malam. Meditasi sudah 2 tahunan, kembali ke Singapura diperiksa, semua clean (bersih). Tak lupa asupan tubuh juga penting dilakukan dengan cara makan sayuran berwarna hijau tua dan mengurangi konsumsi kacang-kacangan,” papar Titiek. (Dev/Ran)

NO COMMENTS