Turis Lokal dan Dua Orang Nelayan Hilang Tenggelam di Perairan Kebumen

0
4

Kebumen, RadarOnline.id – Tim Basarnas Pos SAR Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (19/7/2016) pagi melakukan pencarian terhadap dua orang yang hilang akibat tenggelam di perairan selatan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Dari ketiga orang yang hilang tersebut, satu diantaranya adalah wisatawan dan dua orang nelayan.

Mulwahyono selaku Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap mengatakan peristiwa naas terjadi Senin, 18 Juli 2016, sekitar pukul 15.30 WIB. Dan korban yang merupakan wisatawan diketahui bernama Atok (32), warga Desa Jenang RT02/RW12, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Kejadian berawal saat korban bersama keluarga berkunjung ke rumah saudara di Desa Jatisari, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, Jawa Tengah. Korban diajak untuk mandi di Pantai Setrojenar, namun nahas, ketika sedang asyik mandi, tiba-tiba datang gelombang tinggi yang langsung menyeret tubuh korban hingga akhirnya hilang. Kemudian pihak keluarga korban pun segera melaporkan kejadian ini ke kantor Kepolisian Sektor Buluspesantren yang diteruskan ke Basarnas Pos SAR Cilacap.

” Setelah menerima informasi mengenai peristiwa tersebut, kami langsung memberangkatkan satu tim penolong beserta peralatan pertolongan menuju lokasi kejadian,” kata Mulwahyono.

Dihari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB, Tim kembali menerima laporan kejadian nelayan hilang akibat tergulung gelombang di Pantai Menganti, Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen.

Dua nelayan dilaporkan hilang diketahui bernama Misran (37), warga Desa Karangduwur RT 01 RW 02. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban bersama dua rekannya, Marso (37) dan Kurni (37) hendak mendarat setelah melaut untuk mencari ikan.

“Nahas, tubuh Misran justru tergulung gelombang hingga akhirnya hilang, sedangkan dua rekannya dapat menyelamatkan diri,” kata Mulwahyono.

Terkait laporan tersebut, pihaknya segera menerjunkan personel Basarnas ke lokasi kejadian untuk bergabung dengan potensi SAR yang telah lebih dulu melakukan upaya pencarian korban.

” Selain korban tenggelam di Pantai Setrojenar, dan Pantai Menganti, hingga saat ini kami juga masih menggelar operasi pencarian terhadap seorang nelayan asal Pangandaran, Andi (35) yang dilaporkan hilang akibat tenggelam setelah perahunya terbalik di Pantai Logending, Kabupaten Kebumen, Minggu (17/7/2016) kemarin, dan hingga sekarang belum juga ditemukan,” pungkas Mulwahyono. (Hhw/Jum)