Dua Panitera Muda PN Jakpus Dipanggil KPK

Jakarta, RadarOnline – Dua Penitera Muda Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi dalam pengajuan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta.

Keduanya diperiksa sebagai saksi. Mereka adalah Panitera Muda Hukum Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Revetalina dan Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Suyatno.

” Mereka (Revetalina dan Suyatno) diperiksa sebagai saksi dari tersangka DAS (Doddy Aryanto Supeno),” kata Yayuk Adriati selaku Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK, Senin (23/5/2016).

Yuyuk menjelaskan bahwa penyidik akan memeriksa pegawai PT. Artha Pratama Anugrah, Wresti Kristian Hesti sebagai saksi Doddy. Dan pemeriksaan Wresti ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh penyidik KPK.

Sebagaimana diketahui, kasus ini terungkap saat KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Panitera PN Jakarta Pusat Edy Nasution dan Doddy Aryanto Supeno di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/4/2016). Dan dari hasil OTT tersebut diamankan uang sebesar Rp. 50 juta.

Rencananya, Doddy akan mmemberikan Rp. 500 juta untuk Edy sebagaimana yang dijanjikan. Namun, janji tersebut belum tercapai, baik Edy maupun Doddy sudah keburu diciduk penyidik KPK.

Dalam kasus ini, KPK telah memanggil dan memeriksa keterkaitan tindak pidana korupsi ini, diantaranya Suhendra Atmadja selaku mantan petinggi Lippo Group, dan Agung Nurhadi selaku Sekretaris Mahkamah Agung. Namun, Nurhadi tidak memenuhi panggilan pada Jumat 20 Mei 2016. Oleh karena itu, Penyidik KPK telah mencegah Nurhadi, Royani (sopir Nurhadi) dan Chairman PT Paramount Enterprise Eddy Sindoro untuk tidak berpergian ke luar negeri. (Rbp/Yen)