Gizi Buruk Masih Melanda Kab. Bogor

Arini, bocah 11 tahun warga Kampung Legokpeusar, Desa Wangunjaya, Kec. Leuwisadeng, Kab. Bogor, dalam gendongan ibu nya.  (Foto : Ali).

Bogor, RadarOnline       –     Gizi buruk akibat kemiskinan masih melanda warga diwilayah kepemimpinan Bupati Nurhayanti. Dimana, Kabupaten Bogor sebagai penyangga Ibukota Jakarta masih banyak ditemukan rakyat miskin yang luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Ya, Arini (11) warga Kampung Legokpeusar, Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, menderita gizi buruk dan selama bertahun – tahun tergeletak di pembaringan.

“ Paling sesekali saya gendong dibawa keluar agar terkena sinar matahari,” tutur Armad (50), Kamis (12/5/2016).

Mantri setempat pernah membawa penderita marasmus itu ke rumah sakit milik pemerintah dan sempat dirawat beberapa hari. Karena tak memiliki biaya pendampingan pasien, terpaksa kelluarga miskin itu kembali membawa anaknya pulang dan memilih dirawat dirumah.

“ Saya sudah pasrah dan saya juga psimis anak saya bisa sembuh, namun saya hanya berharap agar pemerintah tetap memperhatikan keluarga dan kondisi anak saya. Karena, saya kesulitan uang saat anak saya butuh obat atau saat untuk memeriksakan ke puskesmas,” tandasnya.  (Sofwan)