Setgab DPRD Kab. Bondowoso Mendesak Segera Dibentuk Pansus Terkait Naskah Raperda

Bondowoso, RadarOnline   –    Lima fraksi ditubuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, yang tergabung dalam Koalisi Sekretariat Gabungan (Setgap) melayangkan surat kepada Pimpinan DPRD agar dibuatkan panitia khusus (Pansus) untuk mengawasi dan meralat isi terkait ditemukannya 7 (tujuh) naskah akademik rancangan peraturan daerah (Raperda)  ketertiban  umum dan ketentraman masyarakat (KUKM), pada Rabu (27/4/2016) kemarin, yang diduga hasil ‘copy paste’ dari daerah lain dinilai kurang perlu.

Naskah akademik dari Raperda KUKM yang diduga hasil ‘copy paste’ dari daerah lain, diantaranya penggantian nama Kecamatan Sempol menjadi Kecamatan Ijen serta terdapat kata Kabupaten Gresik.

Universitas Jember sebagai pihak ke-III (Ketiga) dalam penyusunan Naskah Raperda belum bisa dimintai keterangan.

Sementara itu, asisten I (satu) Pemkab Bondowoso saat dikonfirmasi via telpon seluler mengatakan naskah Raperda KUKM yang diduga copy paste tersebut hanya salah ketik saja.

“Naskah tersebut hanya salah ketik saja,” ujar anggota dewan yang enggan namanya disebutkan.

Lalu, apakah benar UNEJ yang melakukan kesalahan tanpa campur tangan dari pemerintah ataupun pihak-pihak terkait?

“ Anggaran penyusunan naskah tidak sedikit,” ungkap Andi Hermanto selaku Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), kepada RadarOnline, kemarin.

Dalam keterangannya, Andi pun membenarkan bahwa bersama 4 (empat) fraksi lainnya sudah melayangkan surat kepada pihak terkait.

Fraksi yang tergabung dalam koalisi Setgap sangat mengharapkan adanya klarifikasi dari semua pihak yang terlibat. Hal ini agar tidak menjadi opini publik yang bisa mengganggu stabilitas pemerintahan.   (Hadats)

 

NO COMMENTS