Permen Mandul, Benih Lobster Puger Jember Terancam Punah

Inilah keindahan Pantai Selatan Puger di Kab. Jember. (Foto : dok.radaronline)

Jember, RadarOnline – Maraknya penangkapan benur atau benih lobster diwilayah pantai selatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuat Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor: 1/PERMEN/KP/2015 tentang penangkapan lobster, kepiting, dan rajungan, seharusnya menjadi acuan bagi nelayan namun kini terkesan mandul.

Banyak nelayan Puger yang awalnya menangkap ikan, kini berlomba-lomba menjadi penangkap benur atau benih lobster. Karena 5 bulan terakhir tidak ada ikan yang bisa ditangkap maklum masa paceklik. Hasil yang mengiurkan dan cara kerjanya yang lebih ringan serta biaya operasional melaut lebih sedikit membuat nelayan Puger memilih menangkap benur.

Sementara itu, Kepala Pelabuhan Puger Arief Wahyudi mengatakan bahwa Peraturan Menteri itu sudah jelas nelayan tidak diperbolehkan menangkap benur atau benih lobster. “Kalau mengenai penertiban atau penindakan itu bukan wewenang saya, itu wewenang pengawas Kementerian Kelautan Perikanan Pusat yang ada di Puger dan aparat keamanan TNI, Polri,” katanya.

Joko Prasetyo selaku Pengawas Dinas Perikanan dan Kelautan Pusat di Puger mengatakan akan usahakan sosialisasi kepada para nelayan dengan melibatkan Muspika setempat dan Polair serta TNI AL. “Jangan hanya saya  seorang, instasi terkait juga harus mendukung terhadap penertiban atau penindakan akibat maraknya penangkapan benur atau benih lobster di Perairan Puger, Jember.   (Tim/Yen)

 

NO COMMENTS