24 Tahun Jadi Guru Honor Akhirnya Diangkat PNS

Para PNS yang sedang antri mengambil SK Pengangakatan. (Foto : dok.radaronline).

Manggar Belitung Timur, RadarOnline    –   DitengahMaraknya isu Nasionaldan Demo tuntutan guru honor yang ingin diangkat menjadi PNS, sosok yang satu ini patut jadi inspirasi para pegawai khususnya guru honorer di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Betapa tidak, meski sudah menjadi guru honorer sejak tahun 1990, Drs. Sumardi tidak pernah menuntut haknya untuk diangkat jadi PNS. Keikhlasan dan tujuan mulianya untuk mendidik dan mencerdaskan anak-anak patut diteladani.

Sumardi (55) merupakan salah satu dari 350 orang PNS yang diambil sumpahnya oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza  saat berlangsung acara Pengambilan Sumpah/Janji PNS dan Penyerahan SK Pengakatan PNS di Halaman Kantor Bupati Beltim, Jum’at (11/3/2016).  Ia adalah PNS yang diangkat melalui seleksi CPNS dari Kategori 2 (K2).  Ia diangkat menjadi PNS saat sudah mengabdi selama 24 tahun sebagai guru honor di SMP Negeri 2 Simpang Renggiang. Dengan pangkat III/a, 6 tahun lagi Ia akan segera pension.keluar ucapan dari mulut Sumardi. “Dak papa, dengan begini saja sudah senang. Cita-cita saya jadi guru untuk mencerdaskan anak bangsa. Biar dak PNS juga tidak apa-apa, asal jadi pendidik,” ungkap Sumardi  seusai diambil sumpahnya.

Warga Desa Lintang Kecamatan Simpang Renggiang yang masih single  ini mengaku saat Ia lulus kuliah di tahun 1988 baru sedikit guru yang bergelar sarjana, bahkan di desanya hanya dua orang yang mampu melanjutkan sampai perguruan tinggi. Meski kala itu, lapangan pekerjaan masih banyak namun Ia enggan untuk mencari pekerjaan lain. Keinginannya hanya untuk menjadi guru, meski hanya digaji beberapa ribu rupiah.

“Jangankan guru honor, jaman itu kan jadi guru PNS aja gajinya kecil. Makanya untuk nyukupi kebutuhan sehari-hari sambil ngajar juga sambilan jadi penjaga sekolah, terus ngajar sana-sini,” kenangnya.

Meski berstatus sebagai sarjana Ia tak pernah minder atau menuntut haknya untuk segera diangkat menjadi guru PNS. Bahkan diakuinya banyak kawan-kawan seangakatannya yang sudah menjadi pejabat.   “Yah rezeki tiap orang kan beda-beda. Kalau belum diangkat apa boleh buat syukuri saja. Kuncinya ikhlas aja, dengan begini saja sudah puas.”   (humas -Junse)