Mengaku Anggota Paguyuban, PPPC Lapor Ke Polisi

Pembangunan toko modern yang lokasinya tepat berdampingan dengan Pasar Cilengsi, hingga kini masih mendadap penolakan dari para pedagang Pasar Cileungsi. (Foto : Ist)

Bogor, Radaronline     –     Tak terima nama baiknya dicoreng oknum yang tak bertanggungjawab, para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Cileungsi (PPPC) melaporkan hal ini terhadap pihak kepolisian Sektor Cileungsi.

Salah satu pengurus PPPC, H. Dudung, mengatakan terkait adanya oknum yang mengatasnamakan pedagang Cileungsi, karena dianggap terpecah dari perkataan Afrijal Tanjung yang mengatasnamakan pedagang, namun pada kenyataannya hanya oknum yang menginginkan PPPC hancur.

“Sengaja kami laporkan hal ini ke Polsek Cileungsi, karena setelah kami selidiki setiap pedagang, nama tersebut tidak dikenal,” kata H.Dudung, kepada wartawan, kemarin.

Dikatakan H.Dudung, paguyuban pedagang saat ini terus bersatu untuk nenyuarakan perjuangannya. Bahkan, ia tak takut dengan ancaman para oknum yang menuding jika PPPC tersebut ilegal. Selain itu, kaitan dengan gugatan, paguyuban mengakui jika pihaknya mempunyai legalitas resmi dari pemerintah.

“Legalitas kami bukan hanya daru pemerintah desa dan kecamatan saja, tapi langsung dari kementrian hukum dan Hak Asasi Manusia Republik indonesia dengan nomor AHU -0031151.AH.01.07 Tahun 2015 tentang pengesahan pendirian badan hukum perkummpulan pedagang pasar Cileungsi,” ungkapnya.

Sementara itu, H.Hafis selaku perwakilan dari Pasar Modern Cileungsi, belum bisa memberikan komentarnya terkait persoalan ini, sebab ketika dihubungi via selularnya enggan menjawab.   (Sofwan)

 

NO COMMENTS