Chuck Bantah Isu Permohonan Damai Dengan Jaksa Agung

Jakarta, Radaronline   –   Beredar isu Chuck Suryosumpeno mengajukan perdamaian kepada Jaksa Agung M Prasetyo terkait penjatuhan hukuman disiplin terhadap mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku tersebut. Bahkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) disangkut-pautkan menjadi  fasilitator perdamaian itu. Namun hal tersebut dibantah keras oleh kuasa hukum Chuck, Sandra Nangoy.
“Kami tegaskan, bahwa Chuck Suryosumpeno tidak pernah mengirimkan surat permohonan perdamaian dengan Jaksa Agung baik secara langsung maupun melalui Komnas HAM atau pihak manapun,” cetus Sandra di Jakarta, Senin (7/3/2016).
Sandra menambahkan, hal ini dikarenakan Chuck tidak melakukan kesalahan seperti yang telah dituduhkan oleh para Pimpinan Kejaksaan Agung. “Perlu diketahui, klien kami tidak hanya meminta perlindungan hukum pada Komnas HAM, namun juga pada Kontras dan Presiden R.I. Mana mungkin kami menggunakan Komnas HAM sebagai lembaga mediasi. Isu tersebut sangat menyesatkan,” tuturnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Chuck menggugat PTUN Jaksa Agung, atas tuduhan yang tidak memiliki dasar serta tindakan kriminalisasi yang telah dilakukan oleh para pimpinan Kejaksaan Agung. “Gugatan dilayangkan karena keinginan untuk menegakkan kebenaran dan berharap apa yang menimpa pak Chuck tidak akan terjadi pada para Jaksa dan Pegawai Kejaksaan lainnya,” jelasnya.
Menurut Sandra, hukuman disiplin yang diterima kliennya tidak memiliki dasar fakta sama sekali. “Oleh karena itu kita gugat PTUN. Jika tidak salah, mengapa takut menggugat pimpinan. Itu hal yang wajar jika merasa benar. Sampai diujung dunia pasti kami kejar demi kebenaran dan keadilan untuk klien kami,” tuturnya.
“Selebihnya, saya mengajak masyarakat menunggu saja keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara.  Kami percaya, hukum masih menjadi panglima di Negeri ini. Untuk info lebih lanjut silahkan buka www.justiceforchuck.com,” tukasnya.  (Rudi/Yen)