Ketua MUI Minta Polres Bulukumba Hentikan Perjudian Di Pasar Malam Desa Bontomanai

Radaronline.id, Bulukumba    –    Menanggapi berita yang dimuat di radaronline, beberapa hari yang lalu terkait adanya dugaan praktik perjudian yang di gelar di Lapangan Desa Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bulukumba, Drs. H. Tjamiruddin beserta tokoh tokoh agama lainnya akhirnya angkat bicara. Melalui sambungan telpon selularnya, H. Tjamiruddin menjelaskan bahwa mengenai keberadaan tempat hiburan rakyat yang di gelar di pasar malam dan tentang dugaan “praktik perjudian” pihaknya tidak tau sama sekali.

“Awalnya saya tidak tahu tentang hal itu. Namun setelah saya baca di media radaronline, akhirnya saya koordinasikan dengan Kapolres dan alhamdulillah melalui Wakapolres, ia telah memerintahkan jajarannya agar menghentikan segala aktifitas praktek perjudian di Desa Bontomanai. Jadi pihak Kepolisian telah ditugaskan untuk memantau lokasi hiburan rakyat di daerah itu,” terang H. Tjamirudding, kepada radaronline, Kamis (25/2/2016).

Senada dengan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Citra Tani, Ustads Ahmad Kadir, usai membaca berita yang dimuat di radaronline.id mengungkapkan bahwa sudah dikoordinasikan dengan Pak Kapolres.

“Iya. Saya juga sudah koordinasikan ke Kapolres agar menghentikan praktik perjudian yang di gelar di Desa Bontomanai. Dan Alhamdulillah sudah 2 malam tidak ada lagi aktifitas seperti itu,” ucap Ustads Ahmad Kadir.

Di konfirmasi kepala bagian hubungan masyarakat Polres Bulukumba, AKP H. Syarifuddin membenarkan hal itu. “Iya. Sudah ditutup itu,” singkat AKP H. Syarifuddin.    (Heri/Yen).