BOR Comunnity Wadah Pecinta Motor

Bogor, Radaronline
Comunnity Brother On Road (BOR) Bogor dengan jumlah 30 anggota bikers di deklarasi pada 21 Desember 2009 lalu, di Bukit Lumbung padi (Leuit), Desa Ciusul – Citorek, Kabupaten Lebak.

Ridho Abdullah 004, selaku Kordinator Lapangan (Korlap) BOR, memaparkan maksud tujuan membentuk komunitas ini adalah sebagai wadah bagi kawan-kawan yang hobi motor dengan jenis berbeda. Tanpa melihat spesifikasinya seperti layaknya club-club motor yang ada.

“Wadah untuk para pecinta motor, bukan orangya,” ujar Ridho 004, kepada Radaronline, kemarin.

Dijelaskannya, BOR sendiri tidak mewajibkan bagi anggotanya untuk selalu menghadiri kopi darat (Kopdar), dan juga tidak ada iuran. Akan tetapi dengan menjalin silaturahmi bisa melalui chat bbm dan telepon celular.

“Seringnya sih kita ngumpul, itu pun bagi yang punya waktu dah tidak ada halangan,” imbuh Ridho.

BOR pun, lanjut Ridho, mempunyai tagline yaitu tidak peduli apapun jenis motor anda, bagi dirinya sesama pengguna jalan itu adalah saudara. Dan setiap anggota BOR pun mewajibkan untuk memprioritaskan, Keluarga, pekerjaan, organisasi yang diikuti selain BOR, serta kepentingan apapun.

“Untuk BOR kalo ada sisa waktu ajah. tapi itu yang mempererat tali persaudaraan kami,” ungkap Ridho.

Ia juga menerangkan, untuk pertemuan Kopdar sendiri ditentukan pada malam minggu tempat nya di Balebinarum dikedai Three. Kedai itupun dimiliki anggota dari BOR. Dari segi touring khususnya sudah menjelajahi wilayah Jawa Barat, seperti Baduy, Cibangban, Ciwidey, Ujung Genteng, Pangandaran, Pantai Sawarna, Pantai Cijayanti, Pantai Santolo Garut dan daerah Jawa lainnya.

“Daerah lainnya sendiri seperti, Cirebon, Brebes, Baturaden, Dieng, Bromo Malang, Kebumen, Yogyakarta, Solo dan Bali itu yang sudah kami jelajahi selama ini,” pungkasnya. (Wan/Jek)